Metro | Kota Metro menargetkan juara umum dan minimal dapat mempertahankan peringkat kedua pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026.
Guna mewujudkan target tersebut, Metro mengandalkan sejumlah cabang olahraga unggulan yang selama ini menjadi penyumbang medali.
Ketua Umum KONI Kota Metro Ampian Bustami melalui Sekretaris Umum (Sekum) Arif Budi Sulistyo mengatakan, cabang olahraga seperti panahan, taekwondo dan judo diharapkan kembali mampu mendulang medali emas.
Seperti pada Porprov IX 2022, beberapa Cabor diatas mampu mendulang medali emas terbanyak pada even tersebut, sehingga kota Metro mampu mengumpulkan pundi – pundi mendali sebanyak, 100 emas, perak 114, perunggu 170.dan bertengger pada posisi Runer Up.
Arif menegaskan, pihaknya tetap optimistis seluruh cabang olahraga yang diikuti dapat menunjukkan performa terbaik, meskipun persaingan pada Porprov kali ini diperkirakan semakin ketat, terutama dengan Kota Bandar Lampung yang bertindak sebagai tuan rumah.
Menurutnya, mempertahankan posisi kedua menjadi target realistis, namun, KONI Metro juga tidak menutup peluang untuk bersaing memperebutkan peringkat pertama.
“Target kami mempertahankan peringkat kedua dan tidak menutup kemungkinan bersaing dengan Bandar Lampung untuk merebut peringkat pertama. Kami tetap optimistis dengan cabang-cabang olahraga unggulan yang menjadi andalan dalam mendulang emas,” tegas Arif, Jumat, (30/10/2026).
Terkait perpindahan atlet antar daerah menjelang pelaksanaan Porprov, Arif memastikan hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti di Kota Metro.
KONI Metro tidak akan mempersulit atlet yang ingin berpindah daerah sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan administrasi yang berlaku.
Menurutnya, keputusan terkait atlet pada dasarnya menjadi kewenangan masing-masing cabang olahraga (cabor), sementara KONI berperan dalam pembinaan.
“Kalau memang ada atlet yang ingin membela daerah lain dan sudah memenuhi persyaratan, kami tidak pernah mempersulit. Kami tentu menanyakan alasan kepindahannya, tetapi kalau memang sudah menjadi keinginan atlet, kami siap mendukung,” jelasnya.
Arif menambahkan, KONI Metro juga menghormati kesepakatan dan ketentuan bersama KONI Provinsi Lampung terkait administrasi perpindahan atlet agar prosesnya berjalan sesuai aturan.
Pada Porprov X Lampung 2026, Kontingen Kota Metro menurunkan sebanyak 608 orang, terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan berlaga pada 29 dari total 32 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dengan kekuatan tersebut, KONI Metro berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan mempertahankan capaian prestasi sebelumnya, sekaligus memberikan persaingan bagi daerah lain dalam perebutan gelar juara umum Porprov X Lampung 2026. | (Gun)
![]()

Leave a comment