JAKARTA – Chairman sekaligus CEO PT Biotek Farmasi Indonesia, Toni Lay, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan produk kesehatan berbasis riset dan inovasi. Upaya tersebut dilakukan melalui investasi penelitian jangka panjang dengan melibatkan peneliti Indonesia dan pusat riset di California, Amerika Serikat.
Komitmen tersebut dilatarbelakangi kepedulian terhadap tantangan penanganan berbagai penyakit kronis di masyarakat, termasuk diabetes dan penyakit autoimun. Menurut Toni, pengembangan produk kesehatan perlu mengutamakan kualitas, keamanan, serta didukung penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai penanganan penyakit sejak dini menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko komplikasi. Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi kesehatan yang tepat dan memahami pentingnya pemeriksaan serta penanganan medis secara teratur.
“Tim farmasi Biotek kadang mengeluhkan, pasien yang datang ke kita biasanya sudah capek berobat ke rumah sakit dan kondisinya sudah cukup parah,” ujar Toni saat menjelaskan pengalamannya dalam mengembangkan produk kesehatan.
Toni juga menyoroti maraknya produk dan suplemen yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan imunitas hingga mengatasi penyakit kronis. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap klaim penyembuhan tanpa bukti ilmiah yang memadai.
Menurutnya, efektivitas dan keamanan suatu produk perlu dinilai berdasarkan penelitian yang dapat diuji, bukan semata-mata berdasarkan promosi atau testimoni pengguna.
Fokus pada Riset dan Keamanan Produk
Pengembangan produk kesehatan di PT Biotek Farmasi Indonesia, menurut Toni, juga dipengaruhi pengalaman pribadi ketika anggota keluarganya menghadapi persoalan kesehatan autoimun, termasuk lupus.
Pengalaman tersebut mendorongnya untuk mencari alternatif pengembangan produk kesehatan melalui riset. Ia menilai inovasi dalam negeri perlu terus diperkuat agar Indonesia mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas dan keamanan.
Perusahaan tersebut mengembangkan sejumlah produk yang ditujukan untuk berbagai kebutuhan kesehatan, termasuk produk Dialance yang dipasarkan untuk membantu pengelolaan gula darah.
Toni menyampaikan klaim mengenai kecepatan kerja Dialance dan mengajak masyarakat membandingkan efektivitas produk berdasarkan hasil pemeriksaan.
Namun, klaim bahwa suatu produk dapat menurunkan gula darah dalam waktu tertentu perlu dibuktikan melalui penelitian klinis yang memadai. Respons terhadap produk juga dapat berbeda pada setiap orang, sehingga hasilnya tidak dapat dijamin sama bagi semua pengguna.
Toni menegaskan bahwa keamanan harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih produk kesehatan, termasuk suplemen dan produk berbahan herbal.
Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan menerapkan standar produksi tertentu. Meski demikian, informasi mengenai sertifikasi, status izin edar, indikasi penggunaan, serta bukti keamanan dan efektivitas setiap produk tetap perlu diverifikasi melalui dokumen resmi yang relevan.
Gelar Talkshow SMART HEALTHY di BSD
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, PT Biotek Farmasi Indonesia menggelar talkshow bertajuk “SMART HEALTHY” di Main Atrium Teras Kota BSD. Kegiatan tersebut menghadirkan Toni Lay sebagai pembicara utama.
Talkshow ini menjadi sarana untuk membahas pentingnya kesadaran menjaga kesehatan, mengenali risiko penyakit, serta memahami informasi mengenai produk kesehatan yang beredar di masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin kritis dalam memilih produk kesehatan dan tidak hanya mengandalkan klaim promosi ketika menentukan pilihan pengobatan.
Produk-produk PT Biotek Farmasi Indonesia disebut tersedia melalui sejumlah jaringan apotek, termasuk Century, Guardian, dan Watsons. Masyarakat tetap disarankan memeriksa izin edar, informasi produk, serta petunjuk penggunaan sebelum membeli atau mengonsumsinya.
Pada akhirnya, pengembangan produk kesehatan berbasis riset membutuhkan komitmen terhadap transparansi, pengujian ilmiah, dan perlindungan konsumen. Edukasi yang tepat juga penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan kesehatan berdasarkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (*)
Catatan: Redaksi belum memverifikasi klaim penurunan gula darah dalam 90 menit hingga dua jam, keamanan penggunaan produk, status izin edar BPOM, dan sertifikasi yang disebutkan. Klaim bahwa produk dapat menangani diabetes, kanker, penyakit autoimun, atau gangguan ginjal memerlukan bukti yang sesuai dengan indikasi medisnya. Pasien tidak seharusnya mengganti atau menghentikan pengobatan dokter berdasarkan klaim promosi produk.
![]()

Leave a comment