
Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4) sore hingga malam menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir akibat meluapnya sungai dan gorong-gorong.
Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi warga, khususnya di wilayah Kecamatan Tanjungkarang Pusat.
Berdasarkan pantauan, hujan yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB mengakibatkan genangan air di sejumlah titik, termasuk di Kelurahan Penengahan.

Dalam penanganannya, Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung mengerahkan satgas gabungan untuk membantu warga terdampak. Selain itu, lampu penerangan yang sempat padam akibat hujan juga berhasil dipulihkan dalam waktu singkat.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut diturunkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi di gorong-gorong serta penyedotan air agar aliran kembali lancar.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga. Bayu (34) mengaku terbantu dengan respons sigap pemerintah.
“Lampu yang sempat mati sudah kembali hidup, ini sangat membantu aktivitas warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Amin (44) yang menyebut genangan air cepat surut karena rutin dilakukan pembersihan saluran air.
“Air dari gorong-gorong cepat turun karena sering dibersihkan,” katanya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung diketahui terus melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di berbagai wilayah, termasuk penataan konstruksi bangunan di Kelurahan Tanjung Senang.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi.
“Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas, terutama pembersihan sedimentasi di setiap gorong-gorong,” tegasnya.
Dengan upaya tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap risiko banjir dapat diminimalisir serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (Y)
